Cara Ampuh Membasmi Bakteri Aeromonas Hydrophila Pada Ikan Koi

Cara Ampuh Membasmi Bakteri Aeromonas Hydrophila Pada Ikan Koi,  Ikan Koi mati karena serangan bakteri Aeromonas Hydrophila adalah satu permasalahan yang kerap dihadapi oleh kebanyakan pembudidaya ikan Koi. Tidak cuma ikan Koi saja, bakteri Aeromonas Hydrophila juga dapat menyerang jenis ikan lainnya. Sudah pasti serangan bakteri Aeromonas Hydrophila pada ikan Koi akanberimbas pada hasilpanen yang tidak optimal. Bahkan, serangan bakteri Aeromonas Hydrophila kerap kali menyebabkan kematian masal pada ikan Koi. Hal ini karena bakteri Aeromonas Hydrophila bersifat sangat menular dan cepat menyebar ke seluruh ikan Koi yang berada dalam satu lokasi yang sama.

Bakteri Aeromonas Hydrophila

Bakteri Aeromonas Hydrophila -  Sumber Gambar: Google

Bila hal ini terjadi, bukanlah untung yang didapat melainkan jadi buntung, pasalnya pembudidaya ikan Koi akan mengalami kerugian cukup besar bila semua ikan terjangkit bakteri Aeromonas Hydrophilaini. Serangan bakteri Aeromonas Hydrophilapada ikan Koi umumnya terkait dengan buruknya kwalitas air di dalam kolam. Selain itu, penyebab lain serangan bakteri Aeromonas Hydrophilaadalah pergantian suhu yang cukup ekstrim serta kepadatan ikan yang tinggi dalam satu kolam.

*Latar Belakang*

Keberhasilan dalam budidaya ikan Koi berkaitan erat dengan pemeliharaan lingkungan serta ketahanan organisme budidaya itu sendiri terhadap serangan bakteri patogen. Satu jenisbakteri yang kerap kaliditemukan pada ekosistem perairan serta yang berfungsi sebagai microbial flora untuk organisme air dalam kondisi lingkungan yang kurang stabil adalah bakteri Aeromonas Hydrophila. Bakteri Aeromonas Hydrophila tersebut bersifat patogen terhadapjenis ikan air tawar seperti ikan Koiyang kwalitas airnya buruk. Selain itu, bakteri Aeromonas Hydrophila ini memiliki kekuatan osmoregulasi yang tinggi sehingga dapat bertahan hidup pada perairan tawar, perairan payau serta air laut yang mempunyai kandungan garam tinggi.Bakteri Aeromonas Hydrophila ini bisa menyebar melalui air, kotoran burung, saluran pencernaan hewan darat serta hewan amfibi dan reptil (Mangunwardoyo et al., 2010).

Satu masalah yang kerap dihadapi dalam budidaya intensif adalah gejolak penyakit ikan yang menyebabkan kerugian ekonomi bagi pembudidaya ikan itu sendiri. Satu jenis penyakit yang kerap ditemukan pada organisme budidaya ialah penyakit bakterial yang dikarenakan oleh bakteri Aeromonas Hydrophilla yang merupakan bakteri patogen yang mengakibatkan penyakit Motil Aeromonas Septicemia atau MAS, terlebih untuk jenis ikan air tawar di perairan tropis.

*Epidemilogi*

Bakteri Aeromonas Hydrophila adalah salah satu bakteri utama yang menyebabkan infeksi bakteri ke ikan Koi. Bakteri Aeromonas Hydrophila tersebut mulai di kenal di Indonesia sekitar tahun 1980-an, di mana bakteri tersebut mengakibatkan wabah penyakit pada ikan Karper di lokasi Jawa Barat serta mengakibatkan kematian sekitar 125 Ton ikan. Di tahun yang sama,terjadi peristiwa yang sama pula yakni serangan bakteri Aeromonas Hydrophila pada sebagian jenis ikan Mas, dan penyakit tersebut
di kenal dengan Ulcerative disease atau penyakit borok yang menyebabkan kematian.

Sekitar 173 Ton ikan Mas termasuk juga didalamnya 30% ikan-ikan kecil atau benih mati dikarenakan oleh bakteri Aeromonas Hydrophila dan Pseudomonas sp, sehingga menyebabkan kerugian yang cukup besar sekitar Rp.126 juta. Penyakit tersebut bisa mengakibatkan sistemik yang menyebabkan kematian ikan yang tinggi, menyerang ikan-ikan budidaya serta dalam kurun waktu yang singkat dapat menyebar kedaerah lain.


Bakteri Aeromonas Hydrophila adalah jenis bakteri GRNegatif yang dicirikan dengan batang pendek, berbentuk aerob serta fakultatif anaerob, tak berspora, motil, memiliki satu flagela, hidup pada rentang suhu 25-300°C. Bila satu organisme terserang bakteri ini, organisme tersebut akan memunculkan tanda-tanda penyakit Hemorhagi Septicaemia dengan tanda-tanda sebagai berikut: terdapat luka dipermukaan tubuh, insang, ulser, abses, serta perut mengembung.

*Tanda-tanda Terjangkit Bakteri Aeromonas Hydrophila*

Bakteri Aeromnas saat menyerang ikan Koi - Sumber Gambar: Google

Ikan yang terjangkit bakteri Aeromonas Hydrophila bisa ditandai dengan tanda-tanda seperti berikut:

Silahkan baca juga artikel tentang Beberapa Penyakit KOI dan Penanganan
  • Terdapat bercak merah di bagian dada, perut, serta pangkal sirip,
  • Menyusutnya selaput lendir (mucus),
  • Sisik rusak serta rontok
  • Sirip punggung, dada serta ekor rusak dan pecah-pecah, sehingga mengakibatkan ikan lemah serta kehilangan keseimbangan.

Bakteri Aeromonas Hydrophila Pada Ikan Koi - Sumber Gambar: Google


Membasmi Bakteri Aeromonas Hydrophila Dengan Obat Alami

Dalam membasmi bakteri Aeromonas Hydrophila, umumnya pembudidaya ikan akan menggunakan obat kimia. Namun, penggunaan obat kimia memiliki sisi negatif tersendiri. Jika digunakan secara terus-menerus dalam kurun waktu yang cukup lama akan berdampak buruk pada lingkungan budidaya tersebut. Di sisi lain, penggunaan obat kimia dengan dosis yg tidak tepat dapat berdampak buruk pada ikan Koi itu sendiri serta dapat membuatbakteri Aeromonas Hydrophila menjadi kebal.

Daripada menggunakan obat kimia, sesungguhnya pembudidaya ikan Koi bisa menggunakan bubuk/tepungyang terbuat dari daun meniran (Phylanthus urinaria) serta bawang putih (Allium sativum). Daun meniran serta bawang putih diketahui bermanfaat untuk mencegah infeksi virus serta bakteri, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Berdasar pada riset yang dilakukan oleh dosen Fakultas Perikanan serta Pengetahuan Kelautan Institut Pertanian Bogor, Dinamella, penggunaan daun meniran serta bawang putih pada ikan yang terserang bakteri Aeromonas Hydrophila bisa meningkatkan tingkat keberlangsungan hidup ikan tersebut sampai 25-30%.

Langkah membuat obat herbal dari tepung yang terbuat dari daun meniran dan bawang putih juga relatif mudah. Daun meniran dibersihkan kemudian dikeringkan tanpa terkena sinar cahaya matahari selama 3 - 4 hari. Jika sudah kering, haluskan dengan menggunakan blender.

Sedangkan untuk membuat tepung dari bawang putih, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengupas bawang putih kemudian diiris tipis-tipis. Setelah itu keringkan irisan bawang putih tanpa terkena sinar matahari selama 3-4 hari serta dimasukkan ke dalam oven selama kurang lebih 1 jam dengan suhu 60°C. Jika sudah kering, haluskan dengan menggunakan blender.

Intinya adalah daun meniran dan bawang putih dikeringkan dulu tanpa terkena sinar matahari. Hal ini dimaksudkan agar zat anti bakteri yang terkandung tidak hilang karena panas. Untuk bawang putih perlu diiris tipis agar proses pengeringan bisa cepat.

Cara Pengobatan

Mengenai langkah pengobatannya, campurkan tepung daun meniran dan tepung bawang putih pada pakan (pelet) dengan perbandingan 2:1. Sebelum mencampur tepung dengan pakan, dibuatkan dulu air perasan atau blenderan bawang putih. Tepung yang sudah disiapkan tadi dicampur dengan air bawang putih. Setelah itu baru dicampur dengan pakan. Fungsinya air bawang putih tersebut agar tepung yang sudah kering bisa meresap ke dalam pakan. Setelah itu pakan dikeringkan sebentar lalu siap disajikan.

Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Dinamella, penggunaan dosis 2:1 tepung meniran dan bawang putih yang dicampurkan ke pakan sangatlah efisien untuk mencegah dan mengobati infeksi bakteri Aeromonas Hydrophila pada ikan serta bisa meningkatkan keberlangsungan hidup 25-30% pada ikan yang terinfeksi.

Setelah bahan herbal dan pakan Koi tercampur, berikan kepada ikan 3 x sehari. Tapi ingat pemberian pakan harus pas artinya jangan sampai ada sisa makanan.

Yang perlu diperhatikan, pemberian pakan yang sudah dicamnpur dengan obat herbal seharusnya tidak hanya diberikan pada saat ikan sakit. Justru pengobatan dilakukan pada saat ikan masih sehat. Dengan demikian ikan akan mempunyai kekebalan tubuh yang cukup kuat untuk melawan bakteri.

Upaya Pencegahan

Berbagaicara untuk menangani bakteri ini sudah banyak dilakukan, baik melalui penyembuhan kimia maupun pemberian antibiotik.

  • Kekurangan dari ke-2 cara di atas adalah obat kimia dan antibiotik tersebut bisa mengakibatkan bakteri Aeromonas Hydrophila menjadi kebal, membutuhkan banya biaya dan bahkan bisa meracuni ikan.
  • Sebagian bentuk pencegahan yang bisa kita dilakukan  untuk menangani bakteri ini adalah dengan cara memvaksin ikan Koi agar ketahanan imun ikan bisa meningkat.
  • Vaksinasi pada ikan Koi bisa dilakukan dengan 3 (tiga) langkah, yakni penyuntikan, perendaman dan mencampurkan vaksin ke pakan ikan Koi.
  • Langkah yang seringkali digunakan selama ini adalah perendaman karena langkah tersebut dirasa lebih sederhana serta mudah dilakukan.
  • Untuk benih ikan yang jumlahnya mencapai 5.000 ekor bisa ditampung di dalam bak air berkapasitas 1m3 di mana dosis vaksin yang dapat digunakan adalah sebesar 25 cc.


Kesimpulan

  • Bakteri Aeromonas Hydrophila adalah satu jenis bakteri yang bisa mengakibatkan munculnya berbagai penyakit pada ikan Koi yang dibudidayakan.
  • Bahaya paling utama yang diakibatkan oleh bakteri ini adalah bakteri tersebut bisa menyerang ikan yang masih sehat dengan ukuran sebesar jari manusia hingga kematian massal.
  • Bakteri Aeromonas Hydrophila dapat dibasmi dengan obat herbal, yakni dengan tepung yang terbuat dari daun meniran dan tepung bawang putih. Tepung tersebut dicampur ke dalam pakan ikan (pelet).

Semoga Bermanfaat
(Berbagi Itu Indah)

1 Response to "Cara Ampuh Membasmi Bakteri Aeromonas Hydrophila Pada Ikan Koi"

  1. keren infonya, tapi foto pertama itu sepertinya kutu jarum bukan aeromonas

    ReplyDelete